Frank de Boer menerima tantangan dari Inter Milan

frank-deboer_2843032b

betking77.com – Resmi sudah Roberto Mancini meninggalkan sarangnya dan melepas jabatannya sebagai pelatih kepala di Giuseppe Meazza stadium, jelang dua pekan dimulainya kompetisi anyar di Serie A keputusan diambil kedua belah pihak, Mancini yang merasa sudah tak memiliki paham sejalan dengan pihak managemen baru memutuskan untuk minggat.

Gossip tentang masa depan Mancini dibawah bendera Nerazzurri memang sudah marak dibicarakan di media, ketika masa transisi kepemilikan klub terjadi jelang pergantian musim dimana kebijakan-kebijakan baru pastinya turut hadir dan ketika hasil pertandingan ujicoba pramusim yang tak sesuai harapan mengemuka Mancini sudah diramalkan akan lengser dan pergi dari Milan.

Suning Holding Group adalah investor baru asal China yang membeli saham terbesar Inter Milan (68,55%) musim ini, kemudian International Sports Capitoj S.P.A sebagai pemilik saham terbesar kedua (31,05%) dengan Pirelli sebagai pemegang saham paling sedikit (0,37%) sementara Erick Thohir masih sebagai presiden Inter Milan saat ini.

Kabarnya ketidak cocokan dalam hal mendatangkan armada baru menjadi alasan utama Mancini berpikiran untuk pergi, hasil pertandingan buruk adalah rangkaian lanjutan dari apa yang diyakini menjadi penghalang Mancini untuk bermanuver di persaingan bursa transfer, kubu managemen Inter Milan pun secepatnya mencari pengganti sosok untuk mengganti peran Mancini arungi musim.

Pilihanpun pada akhirnya jatuh kepada sosok pelatih asal Belanda Frank De Boer yang sebelumnya melatih Ajax Amsterdam diliga utama Eredivisi, mantan bek Barcelona juga Galatasaray ini termasuk pendatang baru dalam dunia kepelatihan, mulai melatih tim muda Ajax Amsterdam dimusim 2007 Frank De Boer merangkap sebagai assisten manager di timnas Belanda hingga tahun 2010.

Semenjak musim 2010 Frank De Boer dipercaya untuk menjadi pelatih kepala tim inti Ajax Amsterdam hingga kemudian Inter Milan mengontaknya untuk menerima tantangan melatih Inter Milan dan bersaing di kancah Serie A, perjalanan yang cukup singkat dari saudara kembar Ronald De Boer ini dirasa yakin dapat meneruskan perjalanan yang sudah dibanguan Roberto Mancini sebelumnya.

Sebagai pelatih baru Frank De Boer diikat kontrak kerja berdurasi 3 musim kompetisi sejak 9 agustus 2016, tawaran dari Inter Milan tak bisa ditolaknya ketika dirinya sedang dalam kondisi bebas kontrak dimana masa jabatannya di Amsterdam Arena berakhir sudah, sedianya pelatih berusia 46 tahun ini ingin rehat setidaknya untuk satu musim kompetisi.

“Saya dikontak pihak Suning Group usai kekalahan telak 6-1 Inter Milan dari Tottenham Hospur, ketika itu Roberto Mancini masih duduk diposisinya, sebelum saya memutuskan apa-apa dengan pihak managemen baru Inter Milan saya inginkan mereka benar-benar menyelesaikan problem dengan Mancini terlebih dahulu, itu jawaban pertama saya” tegas Frank De Boer.

“Sebenarnya saya ingin cuti dan menyiapkan diri lebih baik dalam dunia yang saya tekuni saat ini, tapi sangat sulit menolak tantangan dari klub besar sekelas Inter Milan dan tawarannya, jadi saya memutuskan untuk menerima pekerjaan ini” ujar pria kelahiran kota Hoorn Belanda 15 mei 1970 itu.

Bukan hanya Inter Milan yang dikabarkan menjadi peminat serius untuk Frank De Boer, kabarnya sebelum Everton memutuskan untuk memanggil Ronald Koeman mantan pelatih Ajax ini juga menjadi opsi pertimbangan, selain Everton kabarnya Olympiaks dan Anderlecht juga berada dalam antrian untuk mendapatkan tanda tangan Frank De Boer.

Related posts