Eks Pengadil Lapangan Liga Inggris Beri Pembelaan pada ManCity

Betking77.com – Eks pengadil lapangan liga Inggris, Graham Poll, memberikan penilaian berbeda Perihal kekalahan ManCity di Liga Champions. Baginya, ManCitys sudah menjadi korban dari buruknya kepemimpinan pengadil lapangan.

Keadaan ini tidak hanya terjadi dalam satu laga, melainkan tiga pertandingan beruntun. Dua di Liga Champions serta satu lagi di liga Inggris ketika bersua MU, akhir pekan lalu.

Kontroversi paling tampak terjadi pada pertandingan dini hari tadi, ketika gol sah Leroy Sane justru dibatalkan Mateu Lahoz, karna dianggap offside. Walaupun, masih ada satu pesepakbola The Reds lagi di belakang Sane.

Lainnya itu, Lahoz tidak memberikan kartu merah pada Sadio Mane yang bermain kasar di pertandingan tersebut.

“ManCity sudah menjadi korban dari kepemimpinan pengadil lapangan yang sangat payah di tiga pertandingan beruntun. Di pertandingan semalam yang dihelat di Etihad, terdapat kombinasi dari para pengadil lapangan Spanyol, Mateu Lahoz serta asistennya, Pau Devis, yang melakukan kesalahan yang memberi dampak besar pada jalannya laga,” kata Poll dilansir Sportsmail.

“ManCity sejatinya mampu memulai pertandingan dengan baik serta memperoleh gol cepat yang mereka butuhkan. Selanjutnya, Sane mencetak gol kedua yang cukup vital. Sayangnya, asisten pengadil lapangan justru mengangkat bendera tanda offside, walaupun bola Perihal James Milner. Aku tidak mengerti keputusan itu, namun melihat posisi Lahoz, ia semestinya mengesahkan gol itu,” sambungnya.

Di luar banyaknya kontroversi yang terjadi, Poll menganggap kerja Lahoz sempat benar di awal laga. Salah satunya memilih untuk melanjutkan laga di ketika Virgil van Dijk memohon pelanggaran.

“Lahoz memulai pertandingan dengan baik. Mengesampingkan pelanggaran Van Dijk yang memang semestinya bukan pelanggaran. Ia juga benar sudah mengabaikan tiga penalti yang diminta Manchester City,” katanya.

Related posts